Wawasan Umum

Mengenal GLONASS: Teknologi Navigasi Satelit Global Alternatif GPS

GLONASS

Saat kamu membuka aplikasi peta di ponsel atau menggunakan perangkat navigasi di mobil, kemungkinan besar kamu langsung terpikir pada GPS. Namun, tahukah kamu bahwa ada sistem navigasi lain yang sama canggihnya dan sering bekerja berdampingan dengan GPS? Inilah saatnya kita membahas lebih dalam tentang apa itu GLONASS, sebuah sistem navigasi satelit global yang menjadi tulang punggung teknologi penentuan posisi bagi banyak negara dan perangkat di seluruh dunia.

GLONASS, yang merupakan singkatan dari Globalnaya Navigatsionnaya Sputnikovaya Sistema (Глобальная навигационная спутниковая система), adalah sistem navigasi satelit yang dikembangkan dan dioperasikan oleh Angkatan Pertahanan Antariksa Rusia. Sama seperti GPS (Global Positioning System) yang dioperasikan oleh Amerika Serikat, GLONASS menyediakan data posisi, kecepatan, dan waktu secara akurat kepada pengguna di mana pun mereka berada, baik di darat, laut, maupun udara. Kehadirannya tidak hanya sebagai alternatif, tetapi juga sebagai pelengkap yang meningkatkan keandalan teknologi navigasi modern yang kita nikmati saat ini.

Sejarah Singkat dan Pengembangan GLONASS

apa itu glonass

Untuk memahami sepenuhnya sistem ini, kita perlu menengok kembali ke era Perang Dingin. Pengembangan GLONASS dimulai oleh Uni Soviet pada tahun 1976 sebagai jawaban atas sistem GPS milik Amerika Serikat. Tujuannya jelas: memiliki sistem navigasi satelit independen untuk keperluan militer, memastikan kapabilitas strategis tanpa harus bergantung pada teknologi negara lain.

Peluncuran satelit pertama untuk konstelasi GLONASS terjadi pada tahun 1982. Proyek ini terus berjalan hingga sistem dinyatakan beroperasi penuh pada tahun 1993. Namun, setelah runtuhnya Uni Soviet, krisis ekonomi yang melanda Rusia pada akhir 1990-an menyebabkan program ini terbengkalai. Banyak satelit yang sudah tua tidak diganti, dan jumlah satelit aktif menurun drastis, membuat cakupannya tidak lagi global.

Titik balik terjadi pada awal tahun 2000-an. Di bawah arahan Presiden Vladimir Putin, pemerintah Rusia menjadikan pemulihan GLONASS sebagai prioritas utama. Dengan pendanaan yang besar, program modernisasi diluncurkan secara masif. Satelit-satelit generasi baru (GLONASS-K) yang lebih canggih dan memiliki masa pakai lebih lama mulai diluncurkan. Upaya ini membuahkan hasil, dan pada tahun 2011, konstelasi GLONASS berhasil dipulihkan sepenuhnya, kembali memberikan cakupan global 100% yang bisa diandalkan. Sejak saat itu, sistem ini terus ditingkatkan untuk menjaga akurasi dan keandalannya.

Bagaimana Cara Kerja Sistem GLONASS?

apa itu glonass dan sejarah diciptakannya

Prinsip kerja GLONASS sangat mirip dengan sistem navigasi satelit lainnya, termasuk GPS. Sistem ini terdiri dari tiga segmen utama yang bekerja secara terintegrasi untuk memberikan informasi lokasi yang presisi kepada perangkatmu.

  1. Segmen Angkasa (Space Segment) Segmen ini adalah jantung dari sistem GLONASS, yang terdiri dari konstelasi 24 satelit aktif. Satelit-satelit ini mengorbit Bumi pada ketinggian sekitar 19.100 kilometer dalam tiga bidang orbit yang berbeda. Setiap satelit secara terus-menerus memancarkan sinyal radio yang berisi data penting, termasuk posisi satelit itu sendiri dan waktu yang sangat presisi dari jam atom di dalamnya. Keunikan orbit GLONASS membuatnya memiliki cakupan yang sedikit lebih baik di wilayah kutub atau lintang tinggi dibandingkan GPS.
  2. Segmen Kontrol (Control Segment) Di darat, terdapat jaringan stasiun pemantau yang tersebar di seluruh wilayah Rusia. Jaringan ini membentuk segmen kontrol. Tugas utamanya adalah melacak satelit GLONASS secara konstan, memonitor kesehatannya, dan menganalisis sinyal yang dipancarkan. Data yang terkumpul digunakan untuk menghitung dan memprediksi jalur orbit serta kinerja jam atom setiap satelit dengan sangat akurat. Jika ada penyimpangan, segmen kontrol akan mengirimkan koreksi data ke satelit, yang kemudian akan meneruskan informasi yang sudah diperbarui kepada pengguna. Proses ini memastikan bahwa data yang kamu terima selalu akurat.
  3. Segmen Pengguna (User Segment) Segmen ini adalah kita semua, para pengguna. Perangkat apa pun yang memiliki chip penerima GLONASS—seperti ponsel pintar, jam tangan pintar, sistem navigasi mobil, atau peralatan survei profesional—termasuk dalam segmen pengguna. Penerima ini menangkap sinyal dari beberapa satelit GLONASS yang berada dalam jangkauannya. Dengan mengukur waktu yang dibutuhkan sinyal untuk melakukan perjalanan dari setidaknya empat satelit yang berbeda ke penerima, perangkat dapat menghitung jaraknya ke setiap satelit tersebut. Melalui proses matematika yang disebut trilaterasi, perangkat kemudian dapat menentukan posisi tiga dimensinya (lintang, bujur, dan ketinggian) dengan tingkat akurasi yang tinggi.

Kelebihan dan Sinergi dengan GPS

Mungkin kamu bertanya, jika sudah ada GPS, mengapa kita memerlukan GLONASS? Jawabannya terletak pada konsep redundansi dan peningkatan performa. Sebagian besar perangkat modern saat ini tidak hanya menggunakan GPS atau GLONASS saja, tetapi keduanya sekaligus (dan bahkan sistem lain seperti Galileo dari Eropa atau BeiDou dari Tiongkok).

Menggunakan kedua sistem secara bersamaan memberikan beberapa keuntungan signifikan:

  • Peningkatan Jumlah Satelit: Dengan menggabungkan satelit GPS dan GLONASS, perangkatmu memiliki akses ke lebih banyak satelit di langit. Jika kamu berada di antara gedung-gedung tinggi di perkotaan (dikenal sebagai urban canyon) atau di bawah rimbunnya pepohonan, di mana pandangan ke langit terbatas, memiliki lebih banyak pilihan satelit akan sangat membantu. Ini membuat perangkat lebih cepat “mengunci” posisi awal (time to first fix) dan menjaga koneksi tetap stabil.
  • Akurasi yang Lebih Tinggi: Semakin banyak sinyal satelit yang diterima, semakin akurat perhitungan posisi yang bisa dilakukan. Algoritma pada chip penerima dapat membandingkan data dari berbagai satelit untuk mengurangi kesalahan dan menghasilkan koordinat yang lebih presisi. Bagi pengguna umum, akurasi gabungan GPS dan GLONASS bisa mencapai beberapa meter.
  • Keandalan yang Lebih Baik: Sistem navigasi satelit bisa mengalami gangguan, baik karena masalah teknis pada satelit, pemeliharaan, atau bahkan gangguan sinyal. Jika salah satu sistem (misalnya GPS) sedang mengalami masalah di lokasimu, perangkatmu masih bisa mengandalkan GLONASS untuk navigasi, dan sebaliknya. Redundansi ini sangat penting untuk aplikasi kritis yang membutuhkan keandalan tinggi.

Secara ringkas, GLONASS bukan lagi sekadar “pesaing” GPS, melainkan mitra penting dalam ekosistem navigasi global. Kehadirannya telah mendorong inovasi dan memberikan jaminan bahwa teknologi penentuan posisi yang kita andalkan setiap hari menjadi semakin kuat, akurat, dan dapat diandalkan oleh siapa pun dan di mana pun.

Punya pulsa berlebih di nomor kamu dan bingung mau diapakan? Daripada hangus sia-sia, lebih baik ubah menjadi sesuatu yang lebih berguna! Kamu bisa menukarkannya menjadi uang tunai atau saldo dompet digital dengan cepat dan mudah bersama kami di Sukmaconvert. Kami siap membantu kamu convert pulsa yang tidak terpakai menjadi saldo Dana, GoPay, OVO, ShopeePay, atau transfer langsung ke rekening bank kamu. Kenapa harus memilih kami?

  • Rate Tertinggi: Kami menjamin kamu akan mendapatkan kurs atau rate convert pulsa tertinggi dibandingkan layanan lain.
  • Berpengalaman: Sebagai salah satu pelopor dalam layanan convert pulsa, kami memiliki pengalaman panjang dalam melayani pelanggan dengan profesional.
  • Proses Cepat dan Mudah: Cukup hubungi kami, dan tim kami akan memandu prosesnya dalam hitungan menit. Tidak perlu ribet!
  • Layanan 24 Jam: Kebutuhan mendadak? Tenang, layanan kami tersedia penuh selama 24 jam setiap hari.
  • Legal dan Aman: Kami adalah perusahaan yang memiliki izin dan legalitas resmi, jadi transaksi kamu dijamin 100% aman.
  • Bebas Biaya Admin: Tidak ada potongan biaya admin tersembunyi. Nilai yang kamu terima adalah nilai sesuai rate yang disepakati.
  • Berbagai Operator dan Tujuan: Kami melayani convert pulsa dari Telkomsel, XL, Axis, Indosat, Tri, dan Smartfren ke berbagai rekening bank (BCA, Mandiri, BRI, BNI, dll) serta semua e-wallet populer.

Tinggalkan Balasan